SIARAN PERS 1 JULI 2026 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kota Kediri

Informasi Pengaduan dapat disampaikan melalui https://www.lapor.go.id, Telp: (0354) 773 238 (pada jam kerja), Whatsapp: 0811-350-3571, atau Email: [email protected]

Demi meningkatkan kualitas pelayanan dan data BPS silakan mengisi Survei Kebutuhan Data di sini

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

SIARAN PERS 1 JULI 2026

SIARAN PERS 1 JULI 2026

SIARAN PERS 1 JULI 2026

1 Juli 2026 | Kegiatan Statistik


Kediri, (1/7) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Emil Wahyudiono, menyampaikan beberapa catatan peristiwa terkait yang mempengaruhi perkembangan indeks harga konsumen (IHK) selama Juni 2026. Pertamina kembali melakukan penyesuaian tarif bahan bakar minyak (BBM) non subsidi. Pertamax dan Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga masing-masing sebesar 32,11% dan 4,27%, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan harga, masing-masing sebesar 11,54% dan 11,11% sepanjang Juni 2026.  Bawang Merah dan Bawang Putih mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga Bawang Putih terkait dengan pelemahan nilai rupiah terhadap dollar, sedangkan persediaan bawang merah cenderung sedikit akibat pengaruh cuaca. Daging Ayam Ras, Telur Ayam Ras, Cabai Rawit, Cabai Merah, dan komoditas bahan pangan lainnya mengalami penurunan harga. Permintaan cenderung menurun pada masa libur sekolah.


Tarif Angkutan Udara kembali mengalami peningkatan cukup drastis sebagai dampak kenaikan bahan bakar avtur, walaupun ada kebijakan diskon tarif angkutan udara dan tarif kereta api dari pemerintah terkait dengan pemberlakuan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) pesawat udara berjadwal kelas ekonomi pada 24 Juni sampai 5 Juli 2026. 


BPS Kota Kediri mencatat terjadinya inflasi secara month-to-month (m-to-m) pada bulan Juni 2026 sebesar 0,12%. IHK pada Mei 2026 sebesar 110,67 naik menjadi 110,80. Inflasi secara kalender atau year-to-date (y-to-d) pada Juni 2026 sebesar 1,27% dan inflasi secara year-on-year (y-on-y)  pada Juni sebesar 2,92%.


Inflasi m-to-m terjadi akibat kenaikan IHK pada beberapa kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi tertinggi adalah kelompok Transportasi yang memberikan andil inflasi sebesar 0,25% dengan kenaikan sebesar 1,92%. Komoditas yang memberikan andil inflasi tertinggi pada kelompok ini adalah Bensin.


Secara y-on-y, kelompok pengeluaran Transportasi memberikan andil infasi y-on-y tertinggi sebesar 0,71% dengan kenaikan sebesar 5,46%. Komoditas yang memberikan andil inflasi y-on-y tertinggi pada kelompok ini adalah Cabai Rawit, yang mengalami kenaikan sebesar 174,96% dengan andil sebesar 0,40%. Kelompok pengeluaran lain yang memberikan andil inflasi y-on-y tertinggi berikutnya adalah kelompok Angkutan Udara yang memberikan andil sebesar 0,27% dengan kenaikan sebesar 128,76% jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Komoditas yang memberikan andil inflasi tertinggi pada kelompok ini adalah Emas Perhiasan, yang mengalami kenaikan sebesar 38,34% dengan andil sebesar 0,64%.


Provinsi Jawa Timur juga mengalami inflasi secara m-to-m pada Juni 2026, yaitu sebesar 0,30%. IHK pada Mei 2026 sebesar 111,40 mengalami kenaikan pada Juni 2026 menjadi 112,17. Dari 11 kabupaten/kota yang merilis angka inflasi di Jawa Timur, seluruh kabupaten/kota mengalami inflasi m-to-m pada Juni 2026. Inflasi tertinggi terjadi di Surabaya dengan inflasi sebesar 0,46%, sedangkan inflasi m-to-m terendah terjadi di Sumenep dengan inflasi sebesar 0,01%. Secara y-on-y, inflasi tertinggi terjadi di Sumenep, yaitu sebesar 4,48%. Sementara itu, inflasi y-on-y terendah terjadi di Kabupaten Tulungagung, yaitu sebesar 2,57%.


Baca berita selengkapnya di Berita Resmi Statistik Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Kediri Juni 2026. 


Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Mei 2026 Mengalami Peningkatan


Pada Mei 2026 tercatat TPK hotel di Kota Kediri sebesar 34,98%, angka ini lebih tinggi 0,95 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya. Jika dilihat dari klasifikasi hotel, TPK hotel bintang Mei 2026 sebesar 53,63% sedangkan TPK hotel non bintang sebesar 21,43% di periode yang sama. Hotel bintang dan hotel non bintang mengalami peningkatan dibandingkan April 2026, sebagian besar karena event/festival/kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkot Kediri dan bertempat di Kota Kediri sehingga menarik minat wisatawan untuk menginap di hotel Kota Kediri.


Selain TPK, indikator pariwisata selanjutnya adalah Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) yaitu rata-rata lamanya tamu menginap di suatu akomodasi/hotel. Secara gabungan (RLMT asing dan RLMT domestik) pada Mei 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. RLMT Gabungan non bintang pada Mei 2026 selama 1,04 hari sedangkan RLMT Gabungan bintang 1,26 hari.


Baca berita selengkapnya di Berita Resmi Statistik Perkembangan Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bulan Mei 2026. 

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kota KediriJl. Penanggungan No. 14-G Kediri

Jawa Timur

Telp (0354) 773238

Faks (0354) 773119

Mailbox : [email protected]

Homepage : kedirikota.bps.go.id

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik